Minimizing Mistakes


Pada proses percetakan ada beberapa tahap yang harus dilakukan mulai dari desain, pembuatan film, dan atau pembuatan plat, Print/Cetak, hingga finishing. Tulisan ini ditujukan bagi para desainer yang mendesain sebuah pekerjaan untuk dikirimkan ke percetakan, berdasarkan pengalaman kami masih sering didapati terjadinya kesalahan-kesalahan final file ready to print, berikut beberapa kesalahan yang seringkali terjadi: resolusi yang rendah, layout yang tidak diberikan bleed, font yang tidak disertakan atau tidak melakukan convert to path or convert to outline.

Kenapa desain kami tidak bisa dicetak?
Seringkali kami mendapatkan pertanyaan senada di atas ketika proses percetakan memasuki tahap prepress/pra cetak, karena percetakan malini menerima order dari berbagai wilayah di Indonesia maka untuk mempercepat proses pengiriman file dan customer approval dilakukan melalui email. Untuk mempercepat proses upload file beberapa klien mengirimkannya dalam format JPEG dengan resolusi yang rendah (72, atau 90 pixels/inch), alhasil karena resolusi yang kurang tersebut maka file tersebut tidak dapat kami proses untuk pembuatan film atau plat.

Berapakah resolusi yang dibutuhkan?
Untuk menghasilkan kualitas yang baik pada proses pembuatan plat maka resolusi yang dibutuhkan pada format jpeg adalah 300 pixels/inch, di photoshop dapat dilihat di image size dialog box. (bersambung)
















Website Services


Consultancy

Support

Web Design

Domains

Corporate ID


Logo Design

Business Card

Print Design


Book

Magazine

Brochures

Banner

Packaging